Ketika
Posted by Darwis Suryantoro on April 20, 2008
Dearest all,
Sebenarnya aku udah pengen ngeposting puisi yang satu ini dari dulu, tapi karena kesibukan, ya aku posting sekarang. Bagaimana rasanya ketika kondisi kita seperti ini?
Ketika…
Ketika senja…
belum tiba waktuku…
melabuhkan rasaku
memanjakan jiwaku
aku terhalang waktu
ketika berada dalam jarak
kau jauh dariku
kuingin kau tetap milikku
namun ketika
ketika keraguan..
menghancurkan semuanya..
kau semakin menjauh..
kau tetap dihatiku,
meskipun kau bukan milikku
By Darwis Suryantoro





analiseror said
Bukan dari tulang ubun dia dicipta, sebab berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja
Tak juga dari tulang kaki, karena nista menjadikannya diinjak dan diperbudak Tetapi dari rusuk kiri,
dekat di hati untuk dicintai dan dekat ke tangan untuk dilindungi…
biarkan dia melabuhkan hati pada dermaga yg dia merasa melindungi…biarkan dia mencintai yg di dalamnya dia merasakan damai
…
marahnya adalah semangatku
tangisnya adalah rinduku
senyumnya adalah penjagaku
cintanya adalah damaiku
belajarlah mencintai dg ikhlas
Darwis Suryantoro said
Daftar Puisi « In Memoriam said
[...] – Ketika (20 April [...]