Archive for the ‘Poems’ Category
Ini puisi-puisiku.
Posted by Darwis Suryantoro on November 18, 2008
Termenung…
Menatap mendung…
Ketika luna berwajah murung…
Mayapun tak pelak bersenandung. ..
Hampir segara tak sanggup lagi berombak bergulung…
Sementara sepasang merpati tak lagi menapaki kebersamaan yang agung…
Termenung…
Akupun bingung…
Malam serasa tak berujung…
Melangkah payah jalanpun tersandung.. .
Aku sejatuh-jatuhnya bak menyambut kejamnya tenung…
Seketika kupejamkan mata tak percaya, seolah tenggelam dalam palung…
Jogja, 18 Nopember 2008
Darwis Suryantoro

Posted in Poems | Tagged: 18 Nopember 2008, darwis suryantoro, puisi | 8 Comments »
Posted by Darwis Suryantoro on November 12, 2008
Allah, aku mencintaiMu
Allah, aku mencintaiMu
Allah, Aku mencintaiMu
Allah, aku mencintaiMu
Allah, aku mencintaiMu
Allah, aku mencintaiMu
Allah, aku mencintaiMu
Posted in Poems, religious | 3 Comments »
Posted by Darwis Suryantoro on April 20, 2008
Hai, ini juga, baca ya… Apakah kalian bisa merasakan?
Cadangan
Aku merasa,
seperti yang dicadangkan,
yang terakhir jalan
yang terakhir bermain peran.
Aku merasa,
seperti yang kedua
berjalan di belakang bayang
cinta yang terpadamkan Read the rest of this entry »
Posted in Poems | Tagged: darwis suryantoro, puisi | 2 Comments »
Posted by Darwis Suryantoro on April 20, 2008
Dearest all,
Sebenarnya aku udah pengen ngeposting puisi yang satu ini dari dulu, tapi karena kesibukan, ya aku posting sekarang. Bagaimana rasanya ketika kondisi kita seperti ini?
Ketika…
Ketika senja…
belum tiba waktuku…
melabuhkan rasaku
memanjakan jiwaku
aku terhalang waktu
ketika berada dalam jarak
kau jauh dariku Read the rest of this entry »
Posted in Poems | Tagged: darwis suryantoro, puisi | 2 Comments »
Posted by Darwis Suryantoro on October 9, 2007
Aku belum punya alasan untuk berhenti mencintaimu,
Rasa kasihku belum terputus, meskipun kau anggap bingkai cintaku berbatas
Rasa rinduku masih menderu, meskipun kau tepis dan aku mengaisnya
Perlahan dan perlahan, pesanku semakin terputus, tercabik kilatan halilintar, terpecah rinai hujan, terurai di kesunyian malam, dan terkapar di atas tanah kering, pratala yang haru, menangis syahdu
Hai rindu, mengapa kau tak menjelma menjadi angin? Read the rest of this entry »
Posted in Poems | Tagged: puisi cinta, rayuan maut, rindu | 2 Comments »
Posted by Darwis Suryantoro on September 24, 2007
Lebam hatiku terpukul rindu, pilu
Ego pun kan menyerah mengadu, syahdu
Sarang jiwa ini tak mampu memangku, terpaku
Air mata pun ingin mengalir ke hulu, haru
Apakah kau masih disampingku, waktu?
Hendaklah kau sampaikan salamku, pukulan rindu
Sembari angin membawa beban, dalam ruangmu
Air mataku kan menemani, menjadi titik embun bersamamu Read the rest of this entry »
Posted in Poems | Tagged: forum cinta, indosat, love, obat rindu, patah hati, poem, poetry, puisi, salam | 3 Comments »
Posted by Darwis Suryantoro on September 24, 2007
Laut, bolehkah aku mengatakan sesuatu ?
Empati ini begitu terombang-ambing
Sejak surau gemuruhmu mengguncang tahta kerajaan jiwaku
Asa, bak api membara, membakar tiap dinding perahu layarku
Ah, kumohon laut, padamkanlah
Heningkan semuanya, biar aku dapat memulainya lagi
Senandung angin yang kau bawa, hempaskanlah ke layarku
Agar dapat menuju ke peraduannya, “Pulau Cinta”
Nan menikmati keelokan indahnya “Hutan Rindu”, (rindang meneduhkanku) Read the rest of this entry »
Posted in Poems | Tagged: cinta, indah, patah hati, poem, puisi | 1 Comment »
Posted by Darwis Suryantoro on September 23, 2007
Jumlah puisi saat ini =13
Posted in Poems | Tagged: bebas, cinta, kebersamaan, kehidupan, Poems, poetry, puisi, renungan | Leave a Comment »
Posted by Darwis Suryantoro on July 12, 2007
Dan biarkan berjuta embun berbagi kesejukan
Bersama angin yang menerbangkan lara
Atau ramahnya hujan yang meneduhkan jiwa
Dan janganlah dendam atas terpaan ombak
Bersama butiran pasir kasar yang menguji Read the rest of this entry »
Posted in Poems | 2 Comments »
Posted by Darwis Suryantoro on June 13, 2007
Aku akan menyerang setiap meteor yang menghalangi kebebasanku
Begitu juga dengan para prajurit asteroid yang menghadang jalanku
Dan menerjang setiap komet yang membayangiku
Atau selimut tebal atmosfer yang menantangku
Karena…
Aku ingin terbang tinggi
Dengan meminjam sayap albatros
Aku ingin bertahan dengan ragaku
Dengan meminjam keperkasaan semut
Aku akan berperang menatap tajam
Dengan meminjam mata elang Read the rest of this entry »
Posted in Poems | 2 Comments »