Termenung…
Menatap mendung…
Ketika luna berwajah murung…
Mayapun tak pelak bersenandung. ..
Hampir segara tak sanggup lagi berombak bergulung…
Sementara sepasang merpati tak lagi menapaki kebersamaan yang agung…
Termenung…
Akupun bingung…
Malam serasa tak berujung…
Melangkah payah jalanpun tersandung.. .
Aku sejatuh-jatuhnya bak menyambut kejamnya tenung…
Seketika kupejamkan mata tak percaya, seolah tenggelam dalam palung…
Jogja, 18 Nopember 2008
Darwis Suryantoro




