Darwis untuk Indonesia

"Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar." (Ummar bin Khattab, R.A)

Review Galasesa 2003, 2004, 2005, 2007

Posted by Darwis Suryantoro on July 27, 2007

Dear all,

Di sini aku mau bagi-bagi pengalaman tentang “pecicilan“ku di ranah Galasesa. bagi yang bukan warga moklet bisa mengabaikan artikel ini (tapi kalau mau baca ya nggak papa kok).

Oke guys, at first GALASESA 2003. Aku udah lupa siapa ketua panitia di Galasesa tahun 2003. But, kalo nggak salah Mas Perdana (tolong ricek lagi ya). Tahun itu, aspek keamanan terkesan ketat banget. Kebetulan aku menjadi Sie Keamanan bersama Mas Galendra (sekarang di Telkomsel Jakarta). So, ini jadi tugas berat buat aku. kebetulan aku kebagian pada penjagaan gerbang masuk, tapi aku juga harus ngikuti satu sesi acara, ya, teater guys, that’s really difficult. Pertama kalinya soalnya broo. Satu lagi, siang hari sebelum Galasesa dimulai, aku juga kebetulan dipercaya sebagai tim paduan suara acara Wisuda angkatan ke-9. Lelah, karena aku harus angkatin kursi buat acara tahunan itu.

Kerja tim? Masa bodoh, ini benar-benar terjadi ketika kita disibukkan karena kita kebagian tugas masing-masing. But, ini nggak efisien banget getu loch! Masa, yang nata ruang cuman orang dikit, sangat membuang resource. Beberapa anggota departemen lain pun sepertinya purtau (pura-pura idak tahu) sehingga kita merasa sangat letih (meskipun semangat berkoba). lalu bagaimana dengan acaranya? Kalo orang Jerman datang, aku berani menjamin kalau mereka akan katakan “sehr interessant!” –> Menarik sekali!!! Ada acara pertunjukan teater Ijen yang ini dilakukan baru pertama kalinya sepanjang sejarah Galasesa di Indonesia (harusnya Tim MURI ke sini kali yey), juga ditambah dengan musik dari berbagai warna. Salutnya, mantan ketua OSIS angkatan 8, Mas Prima cs, menyumbangkan nasyid terbaiknya di hadapan kita. But, ada kelemahan di acara ini yaitu ticketing ama keamanan. Beberapa terjadi perihal xxx di lantai 2 (tahu sendiri khan!).

Galasesa 2004. lagi-lagi aku dipercayai sebagai sie keamanan. kali ini kita mempertimbangkan aspek tersebut engingat tahun sebelumnya telah terjadi sesuatu yang tidak mengenakkan. Guys, ini pertama kalinya loh dalam sejarah Galasesa di Indonesia kalo kita ngangkatin kursi ke lantai 2 untuk menutup jalur tangga dengan tali rafia. Lagi-lagi capek karena aku harus ngikut paduan suara lagi. Whatever… Aku di sini berperan ganda lagi, juga sebagai pelantun puisi untuk pertama kalinya di sekolah ini, bersama Ifa Choirunisa, juga Si Dewi. Lagi-lagi kebobolan dalam penjagaan tiket. Huh… mungkin ini langganan yang terjadi tiap tahun. Satu yang menarik di galasesa ini ialah, Cash Flow!!! Kita dapat untung penjualan tiket yang nggak kita bayangkan sebelumnya. Tim manajemen pemasaran acara bagus sekali dalam menjalin sponsor. Perusahaan besar seperti Bank dan telekomunikasi terjaring di acara ini, termasuk Indosat yang menyumbangkan cukup banyak suvenir dan dana operasional. Naja, biarlah berlalu menjadi kenangan.

Galasesa 2005. Kali ini aku nggak sebagai panitia, karena ini acara buat angkatanku sebagai angkatan yang dijamu. Sedih, haru, bangga, tangis bercampur baur menjadi satu ketika jam 12 malam kita ngumpul bareng buat komitmen kalu kita bersatu. Tata ruang pada acara ini bagus banget. I like your style angkatan 12 ma 13 yang berperan sebagai panitia. Kerja sama yang kuat dan kreatif banget. Penyeleksian band dan tata acara yang mantab, berkesan. Salut buat kalian deh. Hingga saat ini, Galasesa tahun itu yang paling berkesan. Lagu “Menanti Sebuah Jawaban” yang dibawakan salah satu band angkatan 12 dengan aransemen musik yang bagus masih teringat dibenakku.

Galasesa 2006. Nggak ikut, ada ujian akhir semester si kampus. Ujian tertunda, karena ada gempa Jogja.

Galasesa 2007. Lumayan ramai, tapi nggak seramai tahun 2004 dulu. Gedung sekolah terlihat begitu sempit, kurang leluasa. Ketemu ma Dik Dyah yang ternyata tetangga kosku, dia sebagai ticket service di acara itu. Hmm… cukup ramah. Masuk, menuju gerbang galasesa, cukup ramah. Diberi suvenir yang bentuknya mirip kue tar. Aduh cape deeeh, hampir saja kemakan tuh, hiaks2. yang kurang mengenakkan, kita nggak boleh keluar setelah beli tiket jika mau masuk lagi. Kalau jamanku dulu, di tok dengan stempel, tapi sekarang begitu ketat. Karena situasi darurat, aku langsung menemui ketua panitianya. “Dik kenapa saya nggak boleh keluar?” Lalu ia jawab, Ya emang peraturannya gitu Mas!” (dia belum tahu kalo aku juga dah merasakan suka dukanya di kepanitiaan Galasesa selama 2 tahun). tapi negosiasi aku berhasil ketika aku menyatakan kalau situasinya darurat. Acara, (maaf), kalau boleh saya berpendapat, monoton. Selalu saja musik sini musik situ, variasi acara lain juga nggak ada. Tambah lagi yang bikin kuping pegel, lagunya rock melulu. But, aku sangat menghargai kalian yang sudah bekerja keras untuk ini. Sesi yang paling berkesan buat saya yaitu, In Memoriamnya mendiang Dik Andi Ian, terus terang, saya hampir menangis mengenang profilnya.

Buat adik-adik angkatan 15 dan 16, siapkan sebaik mungkin yawh acara tahunan ini tahun depan. Buktikan kalau kamu yang terbaik!! (cie ille… kayak motto di samping kantin aja).

So, tetap semangat!

regards,

 

Darwis Suryantoro

7 Responses to “Review Galasesa 2003, 2004, 2005, 2007”

  1. MeL said

    We have similar layout. Anyway, thanks for commenting on my post. I’ll try to be more patient.🙂

  2. phemy said

    assalamu’alaikum….
    hellu..helluu…..
    pa kbr mas??

    yupz mas!!
    diriQ stuju bgt ma pndapat mas ttg glsesa 2007
    aq jg ngrasa aneh bgt!!!
    palg tmen2 angkQ g lengkap!
    hiks… ?_?

    swory,aq g bs ksih comment ttg glsesa sblm thn 2006!!aq kn blm d’moklet!!!hehe…
    tp mnrutQ klo d’bndingin glsesa 2006 ma 2007
    masih bgusan glsesa 2007
    g tw knp,kyk’e acra glsesa thn ne tu ancuuurr…??

    mg ja thn dpn pas angkQ yg jd tamu,acarax bs
    T O P B G T !!!!
    thn dpn dateng y mas!!
    awas klo g dteng!!
    hwahaha………..

    yo wes lah!!
    aq cm nyempetin liat blogger na mas thok!!
    jd gak smpet ksh comment yg pnjg*lbar=luas
    wekekek….

    oy mas,,,,
    thn dpn,insyaAllah qt sm2 lulus kn??
    aq hrp,Qt bs sling doa y mas!!!
    biar smwx lncar & sukses!!
    (klo udh sukses, don’t 4get me lho!!)
    amien….
    thx b4…

    oy mas,1 lg!!
    thx udh care k’tmen2Q yg skrg PSG d’ngayogyakatrok!!hehehe….
    slam bwt mreka yo!!!
    jo smpe lupa lg!!!

    kpn2 lek aq bs maen k’jogja,,
    jo lupa aq d’ajak jln2 yow!!!

    hehehe….
    wassalam…

  3. phemy said

    swory mas
    tambahan
    ralat
    yg bner,,
    bgusan glsesa 2006 drpd glsesa 2007
    udah tu thok!!!
    thx…
    ^_^

  4. mblank said

    lha jenengku kok gak disebut blas.. :[
    nek gak salah kepanitiaan galasesa 2 tahun aku terlibat, sie keamanan pisan..
    suka duka dadi security wes lengkap lah nek kanggo wajah2 van toufel ngene…huehuehuehue

    pengalaman ku soal organisasian, suka duka, makan garam, dsb yakin gak kalah kro mas darwis
    😀

  5. suryantara said

    Oh iyo, sorry Mblank, hehe. Jane aku lali kiy lek awakmu ndisik sak tim panitia sie keamanan, hahahaha. Okkay, Jemblank, he was my partner of Galasesa Moment about 2 years ago.

  6. […] – Review galasesa 2003, 2004, 2005, 2007 […]

  7. leli said

    wiiih galasesa 2003. udah lama banget ternyata ada ya yang review kayak gini. halo saya juga moklet 20🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: