Darwis untuk Indonesia

"Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar." (Ummar bin Khattab, R.A)

Pikiran dan Emosi [R]

Posted by Darwis Suryantoro on September 30, 2007


Artikel RePost (with any modification), diambil dari Info Yogyakarta

Medaline Albright, seorang perempuan yang juga mantan menteri luar negeri Amerika Serikat, dalam sebuah acara penghargaan ilmu pengetahuan di Washington DC, pernah mengatakan bahwa pikiran itu seperti parasut, dia akan berfungsi sempurna jika benar-benar terbuka.

Saya [penulis, red] tambahkan kata “hati” di sini untuk memperkaya pengertiannya, sehingga berbunyi “pikiran dan hati itu seperti parasut, dia akan berfungsi sempurna jika benar-benar terbuka.”

Keterbukaan pikiran dan hati akan memudahkan kita untuk menerima segala sesuatu, segala keadaan, segala pelajaran hidup, dari mana dan dari siapa saja, karena dibalik hal tersebut muncul pikiran dan hati yang positif, yang menganggap segala sesuatu adalah kebaikan. Tidak pernah terbesit adanya keburukan di dalamnya, sehingga akan terhindar dari rasa was-was, curiga, atau niatan pikiran yang merusak jiwa.

Menyikapi keadaan seperti itu, dengan pikiran dan hati yang positif secara terus-menerus, acapkali muncul kebosanan, apalagi yang disikapi selama ini telah menjelma dari sebuah pendulum, seperti bandul jam, hanya bergerak ke kiri dan ke kanan.

Ada gerakan namun statis, tidak ada ritme yang benar-benar dinamis. Tidak pernah ada gejolak aktif yang menyegarkan dan menggairahkan. Pada satnya bandul itu akan berhenti dan jam itu mati, tidak bergerak, karena pemilik jam tidak mau peduli bagaimana agar jam tetap hidup. Regangan per penggeraknya tidak dipelihara, tidak dirawat, dibiarkan berkarat, bahkan dibiarkan tidak pernah berputar.

Mungkin jam tersebut akan berdetak kembali jika diberikan kepada orang lain yang memang membutuhkan jam seperti itu untuk patokan kehidupannya.

Begitu juga dalam hal produksi telur. Agar bisa menghasilkan telur yang bagus, bebek harus mendapatkan sentuhan-sentuhan istimewa. Sang gembala membawanya dan menggiringnya ke tempat-tempat yang banyak makanannya. Kadangkala diberi makan di kandangnya saja dengan makanan yang mencukupi. Semua itu dilakukan agar sang bebek bisa bertelur dengan kualitas dan kuantitas yang baik.

Keadaan akan menjadi lain jika bebek dibiarkan begitu saja, liar, dan mencari makan sendiri, tanpa digembalakan. Bertelurpun jarang. Kalaupun bertelur, telurnyapun tidak berkualitas dan memiliki harga murah.

Jika bebek itu diberi makan orang lain setiap hari, maka lama-kelamaan ia akan ikut pada yang memberi makan tersebut, berumah di situ, bertelurpun di situ, dan akhirnya sang gembala yang tidak pernah menggembalakan bebeknya pasti mengalami kerugian.

Jika kita pernah menonton film Life is Beautiful (film Eropa-italia) yang mendapat Oscar tahun 1998 itu, yang digarap oleh Benigno Benigni, maka pasti masih ingat tentang Kekuatan Pikiran, seperti yang diuraikan berikt ini:

“Kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan, kekuatan pikiran kita akan mewujudkan apa yang kita inginkan [Sypochron(?)].

Susunan kata dari filsuf Yunani tersebut banyak dijadikan pegangan keteguhan jiwa oleh orang-orang yang meyakini sukses, ingin sukses, dan bergelimang kesuksesan, seperti banyak yang kita lihat.

Namun sebenarnya hal itu tidaklah cukup ampuh untuk mengantar kesuksesan, karena ternyata jika hanya dipikirkan saja dengan kekuatan pikiran kita, masihlah kurang, harus ada tindakan-tindakan yang diperlukan (action to be taken) yang muncul dari emosi positif, untuk mewujudkan apa yang kita pikirkan. Karena seperti kata Jeane Segel (1997): “Kecerdasan membantu kita menganalisis berbagai macam tindakan, tetapi tidak mendorong kita untuk bertindak. Emosilah yang mendorong kita.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: