Darwis untuk Indonesia

"Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar." (Ummar bin Khattab, R.A)

Perhitungan Bandwidth

Posted by Darwis Suryantoro on January 13, 2008

Editor:  Darwis Suryantoro 

Kebanyakan perusahaan hosting menawarkan bermacam pilihan bandwidth dalam programnya. Lalu apa hubungan bandwidth dengan web hosting? Sederhananya, bandwidth merupakan kapasitas transmisi dari sambungan elektronik seperti jaringan komunikasi, bus komputer, dan komputer channel. Aktivitas berinternet juga terkait dengan penggunaan bandwidth. Sejumlah bandwidth pada sebuah perusahaan hosting ditentukan oleh koneksi jaringannya, baik internal (yang terkait dengan pusat data) maupun eksternal (yang terkait dengan internet publik).

Konektivitas Jaringan

Internet, dalam bentuk yang paling sederhana, merupakan kumpulan berjuta-juta komputer yang terkoneksi dengan jaringan. Koneksi dalam internet bisa besar bisa juga kecil tergantung pada pengkabelan dan peralatan yang digunakan pada sebuah lokasi internet tertentu. Terdapat ukuran setiap koneksi jaringan yang menentukan seberapa banyak bandwidth tersedia. Contohnya, jika Anda menggunakan koneksi DSL untuk berhubungan dengan internet, Anda mempunyai 1.54 Megabits (Mb) bandwidth. Bandwidth diukur dalam satuan bits. Kumpulan bits disebut bytes yang membentuk sejumlah huruf, teks, dan informasi lainnya yang ditransfer antara komputer Anda dan internet ataupun sebaliknya.

Jika Anda mempunyai koneksi DSL dalam ber-internet, Anda mempunyai bandwidth terdedikasi (dedicated bandwidth) antara komputer Anda dan perusahaan penyedia jasa layanan internet (ISP). Namun, ISP Anda mungkin memiliki ribuan koneksi DSL pada lokasinya. Semua koneksi tersebut terkumpul pada ISP langganan Anda yang kemudian mempunyai dedicated connection juga ke internet (atau disebut juga koneksi ganda) yang lebih besar daripada koneksi tunggal Anda. ISP harus mempunyai cukup bandwidth untuk melayani kebutuhan komputasi Anda sebaik pelanggan lainnya. Jadi, ketika Anda mempunyai 1.54 Mb koneksi ke ISP Anda, ISP Anda mungkin mempunyai 255Mb koneksi ke internet sehingga bisa mengakomodasikan kebutuhan Anda dan hingga 166 pengguna lain (255/1.54).

Trafik

Analogi paling sederhana untuk memahami bandwidth dan trafik (jaringan) ialah tentang jalan raya dam kendaraan yang melewatinya. Bandwidth ialah sejumlah jalur pada jalan raya, sementara trafik ialahsejumlah kendaraan yang berjalan diatasnya. Jika hanya mobil Anda yang berjalan pada sebuah jalan raya, perjalanan Anda bisa sangat cepat. Sebaliknya, jika Anda terjebak kemacetan karena banyaknya kendaraan yang melintas disetiap jalur, perjalanan Anda mungkin lebih lambat.

Sederhananya, trafik (traffic) merupakan sejumlah bit (=bits) yang ditransfer pada koneksi jaringan. 1 Gigabytes sama dengan 1.024 Megabytes. Dalam perspektifnya, butuh 1 byte untuk menyimpan 1 karakter. Bayangkan 100 kabinet data dalam sebuah bangunan, masing-masing kabinet menampung 1000 map, setiap mapnya mempunyai 100 kertas. Setiap kertas berisi 100 karakter- Jadi bisa diibaratkan 1GB (1 gigabytes) ialah semua karakter dalam sebuah gedung. Sebuah MP3 berukuran sekitar 4MB(empat megabytes), lagu yang sama dalam wav format bisa mencapai 40MB, sebuah film penuh bisa mencapai 800MB hingga 1000MB (1000MB = 1GB).

Jika Anda harus mentransfer lagu MP3 tersebut dari website ke komputer Anda, Anda akan memenuhi trafik 4MB diantara website saat Anda mendownload dan komputer Anda. Bergantung pada koneksi jaringan antara website dan internet, transfer data lagu tersebut bisa sangat cepat, atau bahkan akan sangat membutuhkan banyak waktu ketika orang lain juga mendownload file tersebut pada waktu yang sama. Sebagai contoh, jika website yang Anda download lagunya tersebut memiliki koneksi 10MB ke internet dan hanya Anda yang mengakses website dan mendownload lagu tersebut, 4MB sendiri yang terjadi dalam trafiknya (ingat besar file MP3 tadi). Namun, jika 3 orang mendownload secara bersamaan, akan terjadi trafik sebesar 12MB (3x4MB). Karena host hanya mempunyai koneksi 10MB, seseorang akan harus menunggu. Suplai network pada perusahaan hosting akan beredar melalui masing-masing orang yang mendownload file dan mentransfer (data)nya dalam bagian-bagian kecil pada suatu waktu sehingga transfer file masing-masing orang bisa dilaksanakan, namun transfer setiap orang tersebut akan berjalan lebih lambat. Jika 100 orang yang mengunjungi website tersebut dan mendownload file MP3 secara bersamaan, bayangkan apa yang terjadi, akan sangat lambat transfer datanya.

Hosting Bandwidth

Pada contoh di atas, kita telah bediskusi tentang trafik dalam bentuk mendownload file MP3. Meskipun demikian, setiap kali Anda mengunjungi sebuah website, Anda sedang membuat trafik, karena, agar Anda dapat melihat isi halaman web pada komputer Anda, halaman web tersebut harus didownload ke komputer Anda yang kemudian ditampilkan menggunakan software browser Anda (seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, Netscape Navigator, dll). Halaman itu sendiri merupakan sebuah file yang membuat trafik seperti halnya file MP3 yang disonload pada contoh di atas, namun biasanya halaman web ukurannya lebih kecil daripada file MP3.

Sebuah halaman web mungkin sangat kecil atau besar tergantung pada jumlah teks dan banyak dan kualitas gambar yang disertakan dalam halaman web tersebut. Contohnya halaman pertama suryantara.wordpress.com sekitar 200KB (hanya contoh). 200 Kilobytes = 200.000 bytes = 1.600.000 bits. Saya kira ini terlalu besar dibandingkan dengan homepage Yahoo yang hanya sekitar 70KB.

Berapa Besar Bandwidth yang Cukup Digunakan?

Sejak bandwidth menjadi faktor penentu yang sangat penting dalam perencanaan keuangan hosting, Anda sebaiknya merencanakan sebaik mungkin dalam menentukan besar bandwidth yang cocok untuk kebutuhan Anda. Hampir semua hosting plan memiliki tata syarat bandwidth yang dihitung bulanan. Jadi, Anda setidaknya mengestimasi sejumlah bandwidth yang akan dibutuhkan web Anda secara bulanan.

Jika Anda tidak berniat menyediakan file download pada site Anda, berikut hitung-hitungan praktisnya:

ADV x APV x APS x 31 x FF

Jika Anda berniat memberikan halaman download file dan mengijinkan pengunjung untuk mendownloadnya, maka hitung-hitungannya sebagai berikut:

[(ADV x APV x APS)+(ADFD x AFS)] x 31 x FF

Keterangan:

ADV – Average Daily Visitors, yaitu sejumlah orang yang Anda harapkan mengunjungi site Anda, dihitung rata-rata pada tiap harinya. Ini bergantung juga pada bagaimana Anda memasarkan website Anda. Angka pada bagianini bisa berkisar dari 1 hingga 1.000.000.

APV – Average Page Views, yaitu sejumlah halaman web yang Anda harapkan akan dikunjungi orang. Jika Anda memiliki total 60 halaman web pada website Anda, rata-rata mungkin hanya 6 halaman saja yang dilihat setiap kali orang mengunjungi website tersebut.

APS – Average Page Size, yaitu rata-rata besar halaman web Anda, diukur dalam Kilobytes (KB). Jika Anda telah mendesain site Anda, Anda bisa langsung menghitungnya.

ADFD – Average Daily File Downloads, yaitu sejumlah download yang Anda harapkan terjadi pada site Anda. Ini merupakan fungsi dari sejumlah pengunjung dan berapa kali seorang pengunjung mendownload file dalam rata-ratanya setiap hari.

AFS – Average File Size, rata-rata besar file yang dapat didownload dari site Anda. Mirip dengan halaman-halaman web Anda, jika Anda sudah tahu file-file mana yang bisa didownload, Anda bisa langsung mengkalkulasinya.

FF – Fudge Factor, nilai yang lebih besar dari 1. Menggunakan nilai 1.5 Anda bisa memakai angka 2 atau 3 untuk memastikan bahwa kebutuhan bandwidth Anda lebih besar dari sebelumnya.

Biasanya hosting plan menawarkan bandwidth dalam hitungan Gigabytes (GB) per bulan. Itu sebabnya mengapa rumus ini mengambil rata-rata harian dan mengalikannya dengan 31.

Kebanyakan website bisnis perorangan atau bisnis kecil tidak membutuhkan bandwidth lebih dari 1GB per bulannya. Jika Anda mempunyai sebuah website yang terdiri dari halaman web statis dan mengharapkan sedikit trafik tiap harinya, gunakan bandwidth plan yang kecil. Jika Anda akan melebihkan jumlah bandwidth yang dialokasikan sebelumnya, Perusahaan hosting bisa menambahkannya tentu saja dengan tambahan biaya.

 

9 Responses to “Perhitungan Bandwidth”

  1. […] – Perhitungan Bandwidth […]

  2. iyan said

    terima kasih infonya…..

    semoga blog anda tambah maju… amin.

  3. Azmi said

    Mkasih mas,,,,
    Atas infonya
    Keep Kunt🙂

  4. dwglea said

    cukup jelas. thx.

  5. Maz, klo bandwith yg dsdiakan abiz gmana? Q pake 1gb.. Apa webnya gak bs dbuka y? N tggu bulan dpn lg..

  6. dina said

    mumetz bangetzzz

  7. joko said

    Gimana kalo web yang akan kita launch itu berupa sistem informasi database yang besar. Apakah rumus diatas masih berlaku?karena setiap access ada query yang beda2 bobotnya.

    • Darwis Suryantoro said

      Sebenernya sudah relatif efektif mas itu rumus. Mas bisa lakukan analisis kedua setelah website bener2 jalan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: