Darwis untuk Indonesia

"Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar." (Ummar bin Khattab, R.A)

Taqobalalloohu Minna Wa Minkum

Posted by Darwis Suryantoro on August 21, 2012

Suasana Idul Fitri tahun ini adalah untuk pertama kalinya bagiku tidak bersama dengan keluarga. Namun aku bersyukur, Alloh masih memberiku kesempatan untuk beribadah, sebagai bekal hidupku di kehidupan setelah di dunia kelak. Taqobalalloohu minna wa minkum: Semoga Alloh menerima (amalan) dari kami dan dari kalian.

Tahun ini aku menikmati indahnya hari kemenangan di sebuah kota di wilayah Tengah Timur Indonesia (bukan Timur Tengah, red), tepatnya di Makassar, kota yang mempunyai penetrasi ekonomi yang cukup tinggi di Indonesia (untuk data pertumbuhan ekonomi, silakan googling). Bahkan, Makassar sudah disebut sebagai Kota Metropolitan.

Seperti biasa, selama aku mengunjungi 3 kota metropolitan di Indonesia (yaitu: Surabaya, Jakarta, dan Makassar), ternyata mempunyai kemiripan yang sama persis, adalah ketiganya sama-sama kota bercuaca panas. Yup, puanas beuud. Situasi seperti ini tentu saja mempengaruhi kondisi fisik dan psikis penduduknya. Kecenderungan bagi penduduk yang tinggal di wilayah bercuaca panas adalah sensitivitas terhadap emosi dan kepribadian masyarakatnya. Jika dibandingkan dengan Surabaya, masyarakat di Jakarta dan Makassar lebih banyak membunyikan klakson di malam hari. Entah ini karena faktor budaya atau emosi.

Namun overall, Makassar adalah kota yang bagus, parameternya adalah pertumbuhan ekonomi yang begitu pesat dan orang-orangnya banyak yang berkarakter (jadi ingat model pendidikan berkarakter sewaktu aku mengajar di salah satu sekolah kejuruan di Malang dulu).

Tinggal di Makassar membuatku jadi lebih sabar, setidaknya (Insya Alloh) menambah kredit pahala selama Bulan Ramadhan 1433 Hijriah ini. Betapa tidak, aku harus bersabar tidak bisa berkumpul dengan keluarga selama Hari Lebaran, bersabar dengan cuaca yang lebih panas dari tempat tinggalku sebelumnya, bersabar dengan banyak godaan makanan khas (yang enak-enak, wkwkwk) selama proses dietku, hmm apalagi yaa? Bersabar dalam merajut asa dan menjalin mimpi. Hmm, satu lagi, bersabar menunggu sesuatu yang belum tercapai ^_^. (Alhamdulillah eaa, sesuatu… wkwkwk).

Tanggal 1 Syawal, aku melaksanakan Sholat Ied di Lapangan daerah Karebosi. Ternyata masyarakat di sini kompak banget, karena kegiatan sholat dilakukan terpusat. Hmm, karena (mungkin )dihadiri oleh puluhan ribu masyarakat, jalan protokol kota ditutup. Alhamdulillah, tertib sekali. Sekembalinya dari sholat, aku menunggu saudara yang akan menjemputku di hotel. Yup, saudaraku yang dari Banyuwangi itu ternyata menikahi perempuan keturunan Bugis, diajaklah aku ke rumah mertuanya di daerah Todo Puli Lima. Apa yang aku dapat? Makanan lagi (ahahaha, tahu ajah perut lagi keroncongan). Hmm, ada makanan mirip lontong, tapi rasanya beda, lebih gurih daripada lontong yang ada di Jawa. Namanya aku lupa, pokoknya ada suku kata “ras ras” gitu. Tapi bener deh, enak banget ini, kalo range nilai 5-10, aku kasih 8,5 (maknyoss).

Ngomong-ngomong tentang makanan, ada yang namanya Konro nih. Ada Konro Bakar dan ada yang pake kuah. Konro kalau di Jawa sama dengan daging iga. Aku nyoba Konro Bakar Karebosi, rasanya cikiciew, ueenak beuud. Coba dech liat foto aku di bawah!

Nyam-nyam with Konro Karebosi Makassar

Ada lagi tuh makanan yang namanya rada aneh, yaitu Palu Basah. Pertama mendengarnya, aku langsung ngeri, coz dalam pikiranku kok ada palu yang dimasak ya? Ternyata eh ternyata, di Makassar, “palu” itu artinya masakan lhoo, OMG. Dari presentasi, masakan itu mirip rawon, tapi dari segi rasa, engga sama seperti rawon. Hmm, tapi enak juga sih (apa sih yang engga enak di lidah Darwis? Semuanya enak, hahaha dasar, lho? Jangan salahkan lidah gue yaa).

Dari ketiga macam masakan soto yang pernah aku makan seumur hidupku sampai saat ini (Soto Madura, Soto Banjar, Coto Makassar), yang paling nendang di perut yaitu Soto Banjar. Coto Makassar kuanya lebih mirip rawon, kalau range nilai berdasarkan kemampuan rasa di lidahku adalah 8 (skala 1-10).

Apa lagi yaa? Oh iya, kalau minuman, ada yang namanya Pisang Ijo, ini juga lumayan buat mata yang rada bermasalah, secara pisang kan mengandung vitamin A. (Anak TK juga udah tahu Mas kalau pisang mengandung vitamin A. Cpd).

Satu lagi nih masakan Makassar punya, Kepala Ikan Kakap, muangstab Gan! Ini masakan Pertamax gue disamping Konro Bakar. Masya Alloh dech, perut ane sampai dibikin nge-fly, kebanyakan sambelnya hahaha.

Kata orang-orang sini, Nasi Goreng Merah juga khas Makassar. Muerah beud, Bro! Mungkin ini kali ya, orang-orang sini mempunyai daya juang yang tinggi. Pantesan pas gue makan, gue merasa jadi berani, semangat, and berenergi, Bro! (Iyaa, soalnya Elo kan belum makan sehariaaan, main embat ajah tuh perut). Hahaha, iyah, iyah ^_^v.

Oke dech, sementara ini dulu laporan dari Makassar. Semoga bermanfaat. (Lho, Mas…. Ini judulnya sama isinya kok engga nyambung yaa???). Oh iyah, muuph, muuph, soalnya aku belum makan siang nih, jadi kepikiran makanan ajah dari tadi. Baiklah… Saya, Darwis. Saya, Suryantoro: Bersama membangun bangsa! Selamat Idul Fitri 1433 Hijriah, Taqobalalloohu minna wa minkum, mohon maaf lahir batin. MERDEKA!

7 Responses to “Taqobalalloohu Minna Wa Minkum”

  1. Ws Edukawa said

    Aigoo…kapan dietnya, Bro..🙂

    Satu tambahan lagi kalau di sana di samping bersabar dalam menghadapi makanan khas juga njenengan bersabar menghadapi godaan cikiciew…🙂

  2. bamstzn said

    arassooo

  3. yaz said

    omo.. ini tulisan lebih tepat di kasih judul : “wisata kuliner di kota bugis” wakakaka

  4. daeng mannyuri said

    pallu basa (Palluk b”basak), bukan palu basah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: